Bisnis cuci sepatu atau yang sering dikenal sebagai shoe laundry service berkembang sangat pesat seiring meningkatnya penggunaan sepatu premium di masyarakat.
Sepatu kini tidak lagi hanya dipakai sebagai alas kaki, melainkan bagian dari identitas, gaya hidup, bahkan simbol status sosial.
Hampir semua aktivitas modern seperti sekolah, bekerja, nongkrong, hingga olahraga memerlukan sepatu, yang berarti kebutuhan perawatannya juga meningkat.
Namun, meskipun peluang bisnisnya besar, faktanya banyak pelaku usaha laundry sepatu di Indonesia yang masih beroperasi tanpa legalitas usaha.
Hal ini umum terjadi karena anggapan bahwa bisnis jasa kecil tidak perlu izin resmi. Padahal, di era saat ini, legalitas menjadi faktor penting untuk membangun bisnis yang aman, kredibel, dan siap berkembang.
Dengan adanya aturan perizinan terbaru melalui OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach), proses legalitas kini jauh lebih mudah dan murah dibanding tahun–tahun sebelumnya.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang legalitas usaha cuci sepatu, mulai dari jenis izin, cara mengurus, dokumen yang dibutuhkan, hingga estimasi biaya dan waktu pengurusannya.
Mengapa Legalitas Penting untuk Usaha Cuci Sepatu?
Legalitas bukan hanya soal kepatuhan pada pemerintah, tetapi juga strategi bisnis jangka panjang, ya!
Berikut beberapa manfaatnya:
a. Menambah Kredibilitas dan Trust Konsumen
Konsumen yang menitipkan sepatu harga Rp 1–5 juta tidak mungkin sembarangan memilih jasa. Bisnis yang memiliki legalitas akan dipandang lebih profesional.
b. Memudahkan Akses Pembiayaan
Dengan legalitas seperti NIB dan NPWP, usaha dapat mengakses:
– Kredit usaha rakyat (KUR)
– Modal koperasi
– Pendanaan fintech
– Kolaborasi brand retail
c. Memperluas Channel Penjualan
Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, GoBiz, dan GrabExpress memerlukan legalitas untuk jenis layanan tertentu.
d. Perlindungan Hukum
Saat terjadi kehilangan barang pelanggan, kerusakan barang atau sengketa transaksi, pelaku usaha lebih terlindungi secara hukum.
e. Mencegah Penutupan Usaha
Di beberapa daerah, razia perizinan masih terjadi, khususnya untuk usaha di ruko atau pusat kota.

Jenis Legalitas dan Izin untuk Usaha Cuci Sepatu
Legalitas cuci sepatu termasuk kategori usaha jasa penunjang rumah tangga, dengan tingkat risiko rendah dalam sistem OSS RBA.
Jenis legalitas utamanya meliputi:
1. NIB — Nomor Induk Berusaha
NIB merupakan identitas resmi bagi seluruh pelaku usaha, baik yang berbentuk perseorangan maupun badan.
Selain berfungsi sebagai tanda legalitas usaha, NIB juga menjadi izin usaha yang sah, serta menjadi syarat untuk memperoleh berbagai fasilitas pemerintah.
Di tingkat yang lebih besar, NIB bahkan dapat digunakan sebagai akses untuk kegiatan ekspor dan impor.
2. KBLI — Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
Untuk cuci sepatu, KBLI yang relevan:
a. KBLI 96011 — Jasa Penatu/Laundry Kiloan
Dipakai untuk laundry pakaian dan sepatu
b. KBLI 95230 — Reparasi Alas Kaki
Digunakan jika usaha juga menyediakan:
- repainting
- recolor
- stitching
- unyellowing
- restorasi sol
Menggunakan KBLI yang tepat membantu menghindari kendala saat inspeksi atau kerja sama.
3. Sertifikat Standar (Opsional)
Sertifikat Standar merupakan dokumen perizinan tambahan yang biasanya diwajibkan pada jenis usaha dengan tingkat risiko tertentu, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, lingkungan, atau keamanan.
Namun, dalam konteks usaha laundry sepatu, sertifikat ini sifatnya relatif opsional, karena kategori risikonya tergolong rendah dan tidak termasuk industri yang memerlukan standar sanitasi khusus seperti pengolahan makanan, farmasi, atau layanan medis.
Dengan kata lain, pelaku usaha laundry sepatu pada umumnya dapat menjalankan bisnis hanya dengan NIB (Nomor Induk Berusaha) tanpa perlu melalui proses sertifikasi standar tambahan.
Namun, apabila bisnis memperluas layanan ke arah yang melibatkan bahan kimia berat, teknik sterilisasi, atau pengelolaan limbah yang lebih kompleks, maka pemerintah daerah atau instansi terkait dapat meminta komitmen tambahan terkait standar operasional dan pengelolaan lingkungan.
4. Surat Domisili Usaha
Surat Domisili Usaha dibutuhkan untuk memastikan lokasi operasional usaha sesuai dengan peraturan wilayah setempat.
Dokumen ini biasanya diwajibkan apabila usaha dijalankan di ruko, kios, mal, atau coworking space, karena lokasi tersebut masuk ke dalam kategori area komersial dan diawasi oleh pengelola maupun pemerintah daerah.
Sementara untuk usaha yang dijalankan dari rumah, beberapa daerah memiliki kebijakan yang berbeda.
Alih-alih Surat Domisili Usaha, pemerintah daerah biasanya meminta dokumen pendukung seperti SKU (Surat Keterangan Usaha), SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha), atau surat keterangan dari RT/RW setempat sebagai bukti bahwa kegiatan usaha benar-benar berlangsung di alamat tersebut.
5. NPWP Perusahaan (opsional)
NPWP Perusahaan bersifat opsional bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang masih berbentuk perseorangan.
Namun, pengurusannya sangat disarankan apabila usaha mulai berkembang dan memasuki kerja sama dengan pihak lain, seperti marketplace, vendor, instansi pemerintah, atau lembaga pembiayaan.
NPWP perusahaan juga akan mempermudah pelaporan pajak, pengajuan kredit modal, hingga proses perubahan bentuk badan usaha di kemudian hari.
Syarat Administratif Legalitas Usaha Cuci Sepatu
Mengurus legalitas usaha cuci sepatu tidak hanya soal memenuhi aturan pemerintah, tetapi juga memastikan bisnis dapat beroperasi dengan aman dan dipercaya oleh pelanggan.
Sebelum mengajukan izin, pelaku usaha perlu menyiapkan sejumlah syarat administratif sebagai dasar legalitas, mulai dari identitas pemilik usaha hingga dokumen domisili dan perizinan.
Dokumen-dokumen inilah yang nantinya digunakan dalam proses pembuatan NIB serta perizinan pendukung lainnya.
Syarat administratif biasanya mencakup:
- Identitas Pemilik Usaha
- Nomor Telepon Aktif
- Email Usaha
- Alamat Usaha
- Kategori Risiko (rendah)
- Kode KBLI
- Skala Usaha (mikro/kecil)
Sementara syarat non-admin bisa berupa:
- Foto lokasi usaha
- Surat sewa (jika bukan milik sendiri)
- Lingkup layanan (jenis servis sepatu)
Untuk usaha yang menggunakan bahan kimia pembersih, pemerintah daerah bisa meminta komitmen soal pengelolaan limbah agar tidak mencemari saluran air.
Dokumen yang Dibutuhkan
Untuk memperoleh NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS), pelaku usaha perlu menyiapkan sejumlah dokumen dasar.
Dokumen ini berfungsi sebagai identitas usaha sekaligus data legal yang diperlukan dalam proses pendaftaran.
Secara umum, persyaratan dokumen terbagi menjadi dua kategori, yaitu untuk UMK perseorangan dan untuk badan usaha:
A. UMK Perseorangan
Kategori ini digunakan oleh pelaku usaha individual tanpa badan hukum formal.
Model ini paling banyak digunakan oleh bisnis cuci sepatu skala kecil hingga menengah.
Dokumen yang dibutuhkan meliputi:
- KTP pemilik
Sebagai identitas resmi pemilik usaha. - Email aktif
Digunakan untuk autentikasi akun dan notifikasi OSS. - Nomor HP aktif
Digunakan untuk verifikasi serta komunikasi layanan OSS. - Data KBLI
Memuat kode kegiatan usaha yang sesuai dengan jenis bisnis (contoh: jasa laundry). - Data modal awal
Diisi untuk keperluan kategorisasi risiko usaha serta skala mikro/kecil.
Model ini sangat cocok untuk pelaku usaha laundry sepatu yang baru merintis, karena prosesnya sederhana, tidak memerlukan akta pendirian, dan tidak membutuhkan struktur kepengurusan formal.
B. Badan Usaha (CV/PT)
Kategori ini digunakan untuk pelaku usaha yang memilih bentuk badan hukum, baik untuk kebutuhan profesional maupun ekspansi.
Biasanya dipilih ketika bisnis melibatkan investor, kerja sama korporat, atau perlu struktur organisasi yang lebih jelas.
Dokumennya meliputi:
- Akta Pendirian
Dokumen legal yang memuat struktur, modal, dan kegiatan usaha. - SK Kemenkumham
Surat keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM yang mengesahkan badan usaha. - NPWP Badan
Identitas perpajakan untuk keperluan pelaporan serta transaksi bisnis. - Kode KBLI
Kode klasifikasi berdasarkan jenis usaha yang dijalankan. - Data Pemegang Saham
Berisi nama dan komposisi kepemilikan modal usaha. - Data Penanggung Jawab
Identitas pengelola atau pengurus yang menjalankan operasional.
Pada praktiknya, usaha cuci sepatu (shoe laundry) umumnya memulai dari bentuk UMK perseorangan karena lebih efisien dan tidak menuntut struktur kompleks.
Namun, jika bisnis berkembang menjadi chain outlet, membuka cabang di beberapa kota, atau membutuhkan dana investor, banyak pengusaha beralih ke bentuk CV atau PT karena lebih kredibel untuk kerja sama, kontrak, dan ekspansi.
Cara Mengurus Izin Usaha Cuci Sepatu
Proses legalitas usaha cuci sepatu saat ini bisa dilakukan 100% online melalui platform OSS RBA (Risk Based Approach) tanpa harus datang ke kantor pemerintah.
Berikut alur yang biasanya ditempuh pelaku UMK:
1. Registrasi Akun OSS
Tahap pertama adalah membuat akun OSS.
Prosesnya:
- buka platform OSS RBA
- daftar menggunakan NIK KTP pemilik
- sistem OSS akan melakukan verifikasi otomatis ke Dukcapil
Setelah verifikasi berhasil, akun dapat digunakan untuk input data usaha.
2. Input Data Usaha
Tahap selanjutnya adalah mengisi data usaha yang ingin didaftarkan. Informasi yang diminta OSS biasanya berupa:
- nama usaha
- bidang usaha
- kode KBLI
- alamat usaha
- modal awal
- tenaga kerja
- fasilitas usaha
Untuk cuci sepatu, kode KBLI yang dipakai bisa mengacu pada jasa laundry, tergantung model operasional dan servis tambahan.
3. Penerbitan NIB
Setelah data dikirim, sistem akan menerbitkan:
– Nomor Induk Berusaha (NIB)
– QR Code NIB
– Profil Perizinan Usaha
Semua dokumen tersebut dapat langsung diunduh dan dicetak, serta sudah dapat digunakan sebagai bukti legalitas usaha.
4. Sertifikat Standar (Jika Dibutuhkan)
Pada sektor jasa cuci sepatu, umumnya tidak memerlukan sertifikat standar karena bukan kategori berisiko menengah/tinggi.
Namun tetap perlu mempertimbangkan kasus tertentu, misalnya jika usaha memiliki proses sanitasi atau penanganan bahan kimia khusus, pemerintah dapat mengarahkan pada sertifikat standar teknis tambahan.
Jika tidak ingin mengurus sendiri, pelaku usaha dapat menggunakan jasa konsultan legalitas dengan biaya yang relatif terjangkau.
Opsi ini umum dipilih ketika butuh cepat untuk keperluan kerja sama, tidak familiar dengan OSS RBA, dan usaha ingin langsung ditata dengan struktur badan (CV/PT).
Estimasi Biaya dan Waktu Pengurusan Legalitas
Legalitas usaha cuci sepatu tergolong ringan.
Biaya Resmi Pemerintah
| Jenis Pengurusan | Estimasi Biaya |
| NIB via OSS | Gratis |
| NPWP | Gratis |
| SKU/SKDU | Rp 0 – Rp 200.000 |
| Konsultan legalitas (opsional) | Rp 500.000 – Rp 1.500.000 |
Untuk usaha mikro, biayanya sangat rendah sehingga tidak ada alasan untuk menunda legalisasi usaha.
Estimasi Waktu Pengurusan
| Tahap | Durasi |
| Daftar OSS → NIB | 15 menit – 1 hari |
| NPWP | 1 hari |
| SKU/SKDU | 1–3 hari |
Total waktu normal: 1–5 hari kerja.
Dampak Legalitas Terhadap Operasional Shoe Laundry
Legalitas bukan hanya formalitas, tetapi berdampak langsung pada operasional, antara lain:
– Menjaga Standar Sanitasi dan Kualitas
Bisnis cuci sepatu menggunakan chemical khusus untuk cleaning upper, sole whitening, deodorizing, atau unyellow treatment.
Dengan legalitas yang tepat, bisnis bisa mengelola limbah chemical secara aman agar tidak mencemari lingkungan.
– Mempermudah Ekspansi Cabang
Jika sudah legal, model bisnis bisa berkembang ke arah sistem kemitraan, franchise, dan sistem reseller jasa.
– Potensi Kolaborasi B2B
Legalitas membuka peluang kolaborasi dengan toko sepatu, brand olahraga, mall, komunitas sneaker, dan marketplace service.
Bentuk Badan Usaha Jasa Cuci Sepatu
Untuk pelaku usaha cuci sepatu yang baru beroperasi dan masih dalam skala UMK, bentuk UMK Perseorangan umumnya sudah lebih dari cukup karena proses pendiriannya mudah, biaya rendah, serta fleksibel untuk operasional harian.
Namun jika usaha memiliki rencana ekspansi, penambahan cabang, atau sedang mengejar kerja sama bisnis, bentuk badan seperti CV atau PT akan lebih ideal.
Secara khusus, bentuk PT menjadi pilihan yang lebih tepat apabila model bisnis sudah mengarah ke sistem franchise, pengembangan multi-outlet, kerja sama B2B, atau membutuhkan masuknya investor.
Bentuk badan yang lebih kuat akan memudahkan aspek legal, akuntansi, hingga akses pembiayaan.
Kesimpulan
Legalitas usaha cuci sepatu adalah langkah strategis untuk membangun usaha yang berkelanjutan, kredibel, dan siap ekspansi.
Dengan sistem OSS RBA yang baru, proses legalitas menjadi semakin mudah.
Melalui legalitas, pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum, perlindungan bisnis, akses pembiayaan, peluang kolaborasi, dan kepercayaan pelanggan.
Di tengah pertumbuhan industri sneaker dan lifestyle di Indonesia, kesempatan untuk mengembangkan bisnis cuci sepatu semakin terbuka lebar dan legalitas menjadi fondasi penting untuk memanfaatkannya.

Solusi Pengurusan Izin Usaha Cuci Sepatu
Meskipun syarat legalitas usaha cuci sepatu tergolong lebih ringan dibanding industri lain, proses pengurusan melalui OSS tetap membutuhkan pemahaman dokumen, pilihan KBLI yang tepat, serta penyesuaian bentuk badan usaha sesuai kebutuhan ekspansi bisnis.
Banyak pelaku UMK akhirnya terkendala pada tahap administratif, pengisian OSS, hingga urusan domisili dan kelengkapan dokumen.
VALEED membantu pelaku usaha cuci sepatu dalam proses legalitas usaha hingga berhasil. Dengan pendampingan terstruktur, proses legalitas menjadi lebih cepat, minim kesalahan, dan siap mendukung rencana ekspansi bisnis.
KLIK LINK DI SINI untuk konsultasi legalitas usaha cuci sepatu bersama tim VALEED!





