Mengakses akun OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) merupakan langkah penting bagi pelaku usaha untuk mengurus berbagai perizinan usaha secara online.
Namun, tidak sedikit pengguna yang mengalami kendala saat login karena lupa password, akun terkunci, atau terjadi perubahan data yang membuat akses ke akun menjadi terhambat.
Situasi ini sering membuat proses pengurusan perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau pembaruan data usaha tertunda.
Padahal, sebagian besar masalah tersebut bisa diatasi dengan melakukan reset password OSS RBA melalui langkah-langkah yang cukup sederhana.
Lalu, bagaimana cara reset password OSS RBA dengan benar? Apa saja penyebab akun OSS tidak bisa diakses sehingga perlu dilakukan reset? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini.
Apa Itu OSS RBA dan Mengapa Akses Akun Itu Penting
OSS RBA atau Online Single Submission Risk Based Approach adalah sistem perizinan berusaha berbasis risiko yang dikelola oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi/BKPM.
Sistem ini lahir sebagai bentuk pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja.
Lewat sistem ini, para pelaku usaha bisa mengurus berbagai perizinan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah.
Akun OSS RBA kamu adalah pintu masuk ke semua layanan perizinan tersebut.
Tanpa akses ke akun, kamu tidak bisa memproses Nomor Induk Berusaha (NIB), mengajukan izin usaha, memperbarui data perusahaan, atau memantau status perizinan yang sedang berjalan.
Dr. Hendra Kusuma, pakar hukum administrasi bisnis dari Universitas Indonesia, pernah menyampaikan dalam salah satu seminar kebijakan investasi bahwa “kemudahan akses digital ke sistem perizinan adalah kunci keberhasilan reformasi birokrasi di Indonesia, karena tanpa akses yang lancar, seluruh manfaat dari sistem OSS tidak bisa dirasakan oleh pelaku usaha” (Seminar Nasional Reformasi Perizinan, 2022).
Artinya, ketika kamu lupa password OSS RBA, masalah ini tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung pada kelangsungan urusan bisnis kamu.
Penyebab Umum Lupa Password OSS RBA
Ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa lupa password akun OSS RBA.
Pertama, banyak pelaku usaha yang hanya membuat akun OSS saat membutuhkan perizinan pertama kali, lalu tidak pernah login lagi dalam waktu lama.
Ketika akhirnya perlu mengakses akun kembali, password sudah terlupakan.
Kedua, penggunaan password yang terlalu umum atau sama dengan akun lain membuat orang sering bingung membedakannya.
Ketiga, pergantian perangkat atau email juga bisa membuat seseorang tidak ingat informasi login yang pernah digunakan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Pemerintahan (Vol. 4, No. 2, 2023) yang ditulis oleh Rahmat Fauzi dan timnya dari Institut Teknologi Bandung menemukan bahwa sekitar 34% pengguna layanan e-government di Indonesia pernah mengalami kendala akses akun akibat lupa kata sandi.
Penelitian ini juga mencatat bahwa pengguna yang jarang mengakses sistem cenderung lebih rentan lupa password dibandingkan pengguna aktif.
Temuan ini memperkuat pentingnya menyediakan mekanisme pemulihan akun yang mudah dan cepat seperti yang sudah tersedia di sistem OSS RBA.
Syarat Sebelum Reset Password OSS
Sebelum memulai proses reset password, pastikan kamu sudah menyiapkan beberapa informasi berikut.
Kamu perlu mengingat setidaknya salah satu dari tiga data ini:
– Nomor ponsel yang didaftarkan saat membuat akun OSS
– Alamat email yang terhubung dengan akun OSS
– atau username akun OSS kamu.
Selain itu, pastikan nomor WhatsApp atau alamat email yang kamu daftarkan masih aktif dan bisa diakses.
Ini penting karena tautan reset password akan dikirimkan ke salah satu dari dua media tersebut, tergantung metode yang digunakan saat pertama kali mendaftar.
Jika mendaftar menggunakan nomor WhatsApp, maka tautan akan masuk ke aplikasi WhatsApp kamu.
Jika dulu menggunakan email, maka tautan akan dikirim ke kotak masuk email tersebut.
Cara Reset Password Akun OSS RBA
Lupa password akun OSS RBA adalah hal yang cukup sering terjadi.
Akibatnya, kamu jadi tidak bisa login untuk mengurus berbagai keperluan perizinan usaha, seperti memperbarui data perusahaan, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), atau mengajukan perizinan baru.
Tenang saja, masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan cukup mudah.
Sistem OSS RBA sudah menyediakan fitur reset password yang memungkinkan kamu memulihkan akses akun melalui email yang terdaftar.
Setelah melakukan beberapa langkah sederhana, kamu bisa membuat password baru dan kembali menggunakan akun OSS seperti biasa.
Di bagian berikut, kamu bisa mengikuti langkah-langkah reset password akun OSS RBA secara lengkap.
1. Buka Halaman Login OSS
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuka browser di perangkat kamu, lalu ketik alamat https://oss.go.id/ di kolom URL.
Tunggu hingga halaman beranda OSS terbuka sepenuhnya.
Setelah halaman termuat, cari tombol MASUK yang ada di pojok kanan atas layar, lalu klik tombol tersebut.
2. Pilih Opsi “Butuh Bantuan?”
Setelah halaman login muncul, kamu tidak perlu langsung mengisi kolom username dan password.
Cari dan klik tulisan Butuh Bantuan? yang biasanya tersedia di bawah area login.
Menu ini memang disediakan khusus untuk membantu pengguna yang menghadapi kendala saat masuk ke akun, termasuk lupa kata sandi.
3. Klik Menu “Lupa Kata Sandi”
Setelah mengklik “Butuh Bantuan?”, akan muncul beberapa pilihan menu bantuan. Pilih dan klik opsi Lupa Kata Sandi.
Opsi ini secara khusus akan mengarahkan kamu ke proses pemulihan akses melalui mekanisme reset password yang sudah disediakan sistem OSS.
4. Masukkan Data Identitas Akun OSS
Di halaman berikutnya, kamu akan diminta untuk mengisi salah satu dari tiga identitas akun: nomor ponsel, alamat email, atau username.
Masukkan data yang kamu ingat dan pastikan penulisannya tepat. Setelah itu, isi juga kode captcha yang muncul di layar, kemudian klik tombol LANJUT.
Kode captcha berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan untuk memastikan bahwa yang mengajukan permintaan reset adalah manusia, bukan program otomatis.
Ini sejalan dengan prinsip perlindungan data pengguna yang ditekankan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik, yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk menerapkan langkah-langkah pengamanan akses terhadap data pengguna.
5. Cek Email atau WhatsApp untuk Tautan Reset
Setelah kamu mengklik LANJUT, sistem OSS akan secara otomatis mengirimkan tautan reset password ke akun yang kamu daftarkan.
Jika saat pendaftaran kamu menggunakan nomor WhatsApp, maka tautan akan masuk ke aplikasi WhatsApp kamu dari pengirim resmi OSS Indonesia.
Jika saat pendaftaran menggunakan email, tautan akan dikirim ke alamat email tersebut.
Buka aplikasi WhatsApp atau kotak masuk email kamu, cari pesan dari OSS Indonesia.
Perhatikan juga folder spam atau kotak promosi di email karena terkadang pesan otomatis dari sistem pemerintah masuk ke sana.
Setelah menemukan pesannya, klik tautan yang tersedia di dalam pesan tersebut.
6. Buat Kata Sandi Baru yang Kuat
Setelah kamu mengklik tautan dari WhatsApp atau email, kamu akan diarahkan ke halaman untuk membuat kata sandi baru.
Di halaman ini, ketikkan kata sandi baru yang ingin kamu gunakan.
Sistem OSS mensyaratkan kata sandi minimal 8 karakter dan harus terdiri dari kombinasi huruf, angka, dan karakter spesial seperti tanda seru (!), tanda tanya (?), atau simbol lainnya.
Menurut Ir. Sari Wulandari, M.T., pakar keamanan siber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), kata sandi yang kuat adalah salah satu lapisan perlindungan pertama yang bisa dilakukan pengguna secara mandiri.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di portal berita teknologi Kominfo (2023), beliau menegaskan bahwa “penggunaan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol secara acak dalam satu kata sandi membuat akun jauh lebih sulit untuk dibobol, bahkan dengan metode brute force sekalipun.”
Setelah kata sandi baru diisi, klik tombol SIMPAN untuk menyimpan perubahan.
7. Login Kembali ke Akun OSS
Jika proses reset berhasil, sistem akan menampilkan notifikasi bahwa perubahan kata sandi berhasil dilakukan.
Setelah itu, kamu bisa kembali ke halaman login OSS dan masuk menggunakan nomor ponsel, email, atau username yang sama seperti sebelumnya, namun dengan kata sandi baru yang baru saja kamu buat.
Tips Membuat Password OSS yang Aman dan Mudah Diingat
Setelah berhasil reset password, penting untuk tidak terjatuh ke masalah yang sama di kemudian hari.
Ada beberapa cara praktis untuk membuat kata sandi yang sekaligus aman dan mudah diingat.
Pertama, kamu bisa menggunakan frasa pendek yang bermakna bagimu, lalu mengubah beberapa huruf menjadi angka atau simbol. Misalnya, kata “kotakmerah” bisa diubah menjadi “K0t4kM3r4h!” yang jauh lebih kuat.
Kedua, hindari menggunakan informasi pribadi seperti tanggal lahir, nama panggilan, atau nama kota asal sebagai password karena terlalu mudah ditebak.
Ketiga, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi pengelola kata sandi (password manager) yang bisa menyimpan semua kata sandi kamu dengan aman, sehingga kamu tidak perlu menghafalnya satu per satu.
Keempat, jangan gunakan password yang sama di banyak platform sekaligus, karena jika satu akun bocor, akun lainnya ikut berisiko.
Simpan juga nomor ponsel dan alamat email yang aktif di catatan pribadi kamu sebagai cadangan jika sewaktu-waktu perlu melakukan reset password lagi.
Ini langkah kecil yang bisa menghindarkan kamu dari kebingungan di masa depan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Nomor atau Email Sudah Tidak Aktif?
Kondisi ini memang lebih rumit dari sekadar lupa password. Jika nomor ponsel atau alamat email yang kamu daftarkan di OSS sudah tidak aktif atau tidak bisa diakses lagi, maka proses reset password mandiri melalui sistem tidak bisa dilakukan.
Kamu perlu melakukan langkah lebih lanjut dengan menghubungi langsung pihak OSS untuk mendapatkan bantuan pemulihan akun.
Cara paling mudah adalah dengan menghubungi Call Center OSS yang tersedia.
Kamu juga bisa mengunjungi kantor BKPM atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di daerah kamu untuk mendapatkan bantuan pembaruan data akun secara langsung.
Pastikan kamu membawa dokumen identitas seperti KTP dan dokumen terkait perusahaan atau usaha kamu sebagai bukti kepemilikan akun.
Perlu diketahui bahwa kebijakan pengelolaan data akun OSS mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, yang menekankan bahwa pemerintah wajib menyediakan mekanisme layanan yang memudahkan pelaku usaha, termasuk dalam hal pemulihan akses sistem perizinan digital.
Kesimpulan
Lupa password akun OSS RBA memang bisa menghambat aktivitas bisnis kamu, tapi proses pemulihannya sebenarnya tidak sulit jika kamu masih mengingat nomor ponsel, email, atau username yang terdaftar.
Dengan mengikuti tujuh langkah yang sudah dijelaskan di atas, kamu bisa memulihkan akses akun OSS dalam waktu singkat tanpa perlu mendatangi kantor pemerintah.
Kuncinya ada pada persiapan dari awal: gunakan nomor ponsel dan email yang aktif saat mendaftar akun OSS, buat password yang kuat namun mudah diingat, dan simpan informasi login kamu di tempat yang aman.
Jika kendala yang kamu hadapi lebih dari sekadar lupa password, misalnya nomor atau email sudah tidak aktif, kamu bisa menghubungi layanan dukungan OSS atau mengunjungi kantor DPMPTSP terdekat untuk mendapatkan bantuan.
Namun, jika kamu ingin proses pengurusan legalitas usaha dan pengelolaan akun OSS menjadi lebih praktis, kamu juga bisa menggunakan jasa layanan legalitas seperti VALEED.
Tim VALEED dapat membantu kamu dalam berbagai kebutuhan perizinan usaha, mulai dari pendirian badan usaha, pengurusan NIB, hingga pendampingan penggunaan sistem OSS RBA agar proses perizinan bisnis kamu berjalan lebih mudah dan aman.




