Daftar Isi

Panduan Lengkap: Cara Cek PIRT Makanan dan Minuman Secara Online dan Cepat

Diperbarui pada 7 March 2026
Cara Cek PIRT Makanan dan Minuman secara Online dan Cepat

Cara cek PIRT makanan dan minuman secara online dan cepat bisa kamu lakukan dengan mengunjungi portal resmi OSS (Online Single Submission) atau sistem SPP-IRT (Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) yang terintegrasi.

Kamu hanya perlu memasukkan 15 digit nomor P-IRT yang tertera di kemasan produk pada kolom pencarian.

Sebagai referensi, contoh nomor PIRT pada kemasan biasanya tertulis seperti ini: P-IRT No. 2063271010001-26. Angka-angka ini bukan sekadar nomor acak, melainkan kode spesifik yang menunjukkan jenis kemasan, lokasi produksi, nomor urut izin, hingga tahun masa berlaku izin tersebut.

Tingginya kesadaran akan pentingnya izin ini terlihat dari data resmi SPP-IRT BPOM (per 4 Maret 2026), di mana tercatat sudah ada 622.929 sertifikat P-IRT yang berhasil diterbitkan dari total 703.154 pengajuan. 

Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara pengecekan, perpanjangan, hingga perbedaan PIRT dengan izin edar lainnya. Yuk, disimak!

Cara Cek PIRT Melalui OSS

Sejak pemerintah memberlakukan sistem perizinan terintegrasi, cek PIRT OSS menjadi metode yang paling mudah dilakukan oleh pelaku usaha maupun konsumen. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka situs resmi OSS di oss.go.id.
  2. Lalu masuk ke menu “Pencarian NIB” atau menu pelacakan izin yang tersedia.
  3. Selanjutnya, masukkan nama badan usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB) dari produsen makanan tersebut.
  4. Sistem akan menampilkan daftar perizinan dasar yang dimiliki oleh usaha terkait, termasuk status SPP-IRT mereka.

Ini merupakan cara cek izin PIRT aktif yang paling direkomendasikan. Hal ini karena basis data di OSS selalu diperbarui secara real-time, seiring dengan pelaporan pelaku usaha.

Cara Cek Lewat Dinas Kesehatan

cara cek pirt

Konsultasi GRATIS tentang PIRT dengan KLIK LINK DISINI.

Baca Juga  PPh Final Pajak CV Terbaru: Ketentuan dan Cara Perhitungannya

Selain melalui OSS, pengawasan PIRT juga berada di bawah yurisdiksi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota setempat. Karena itu, cara cek izin PIRT aktif juga bisa dengan langkah berikut. 

  • Melalui Website SPP-IRT BPOM

Pertama, kunjungi situs sppirt.pom.go.id. Di menu pencarian, kamu bisa memverifikasi apakah data produk dari Dinas Kesehatan daerah tertentu sudah terintegrasi ke pusat atau belum.

  • Website Dinkes Setempat

Beberapa portal Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota juga memiliki fitur pencarian produk PIRT.  Cukup masukkan nama produk atau 15 digit nomor PIRT di kolom pencarian.

  • Layanan WhatsApp/Hotline

Jika layanan website tidak tersedia, kamu dapat menghubungi hotline resmi Dinkes Kabupaten/Kota yang tertera di kemasan untuk memastikan legalitas produk secara langsung.

Masa Berlaku dan Cara Perpanjang PIRT

cara cek pirt

Konsultasi GRATIS tentang PIRT dengan KLIK LINK DISINI.

a. Masa Berlaku PIRT

Banyak yang bertanya soal berapa lama masa berlaku PIRT. Berdasarkan regulasi terbaru, sertifikat PIRT memiliki masa berlaku selama 5 tahun sejak diterbitkan. Adapun angka terakhir pada nomor PIRT umumnya merujuk pada tahun berakhirnya izin tersebut. Contoh, jika angka terakhirnya “-26”, maka izin PIRT dari produk tersebut berlaku hingga tahun 2026.

b. Cara Perpanjang PIRT

Agar produkmu tetap aman diedarkan, perpanjang PIRT paling lambat 6 bulan sebelum masa berlakunya habis. Berikut ini langkah-langkahnya:

Terakhir, ikuti prosedur pengecekan ulang sarana produksi oleh petugas dari Puskesmas atau Dinkes.

Pertama, pastikan NIB (Nomor Induk Berusaha) di OSS-mu masih berstatus aktif.

Lalu ajukan permohonan perpanjangan langsung melalui akun OSS-mu.

Jangan lupa lampirkan sertifikat PIRT lama dan hasil uji laboratorium terbaru (jika diminta oleh Dinkes setempat).

Perbedaan PIRT dan BPOM

Tak kalah pentingnya, kamu juga perlu memahami perbedaan PIRT dan BPOM. Berikut ini perbedaan utamanya.

  • Tingkat Risiko Produk
Baca Juga  Panduan Lengkap Mendirikan CV: Syarat, Modal Awal, Biaya, dan Prosesnya dari Awal sampai Jadi

Izin PIRT diperuntukkan bagi produk dengan tingkat risiko rendah, seperti makanan ringan dan makanan kering yang tahan lama di suhu ruang. Sebaliknya, izin edar BPOM (MD/ML) wajib dimiliki oleh produk berisiko tinggi seperti frozen food, susu, dan olahan daging.

  • Lembaga Penerbit

Sertifikat PIRT diterbitkan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, sedangkan izin edar MD/ML diterbitkan langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Pusat.

  • Lokasi Produksi

Perbedaan PIRT dan BPOM juga terletak pada lokasi produksi. Pelaku usaha PIRT diperbolehkan melakukan proses pengolahan dan produksi di area rumah tangga. Akan tetapi, untuk mendapatkan izin BPOM, lokasi produksi wajib berada di pabrik atau fasilitas industri yang bangunannya terpisah dari area permukiman.

Kesimpulan 

Mengecek keabsahan PIRT secara online kini sangat praktis melalui OSS maupun situs resmi terkait. Bagimu, pelaku usaha yang baru akan mendaftar, pastikan untuk menghindari kesalahan umum yang sering membuat permohonan ditolak. 

Misalnya, salah mengklasifikasikan produk; mendaftarkan frozen food yang seharusnya mengurus izin BPOM. Pastikan juga desain label memuat semua informasi wajib dengan lengkap, dan atur denah ruang produksi dengan rapi.

Jangan sampai denah ruang produksimu bercampur dengan area sanitasi atau ruang privat keluarga.

Yuk, pastikan legalitas usaha F&B kamu aman dan sesuai aturan dengan membaca panduan lengkapnya di sini!

FAQ

cara cek pirt

Konsultasi GRATIS tentang PIRT dengan KLIK LINK DISINI.

1. Apakah PIRT bisa dicabut sebelum masa berlakunya habis? Ya, bisa. Jika saat inspeksi mendadak, Dinkes menemukan adanya pelanggaran sanitasi yang berat, penggunaan bahan berbahaya, atau terjadi kasus keracunan massal akibat produk tersebut.

2. Bagaimana jika nomor PIRT di kemasan tidak ditemukan di sistem? Ada dua kemungkinan: nomor tersebut palsu/fiktif atau produk sedang dalam masa transisi perpanjangan sehingga datanya belum diperbarui di sistem online

Baca Juga  Dua Usaha Beda Jenis, PT-nya Digabung atau DIpisah Saja?

3. Apakah pengurusan PIRT dipungut biaya? Penerbitan izin SPP-IRT pada dasarnya gratis melalui OSS. Namun, mungkin akan ada biaya mandiri untuk mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan biaya uji lab produk sesuai dengan kebijakan daerah masing-masing.

Daftar Isi